Acting animation workflow (Part 1)

Tulisan ini saya buat sebagai dokumentasi dari proses saya belajar acting animation. Ya... mungkin anda yg baru pertama kali belajar animasi perlu ketahui bahwa Acting animation merupakan tahap yang paling sulit bagi setiap animator. Bahkan di Animation Mentor, acting animation dikategorikan dalam kelas advance setelah basic animation dan body mechanic. Kenapa saya katakan sulit ? berbeda dengan body mechanic yang pose dan gerakannya jelas, acting animation menuntut kita untuk membuat gerakan-gerakan yang kecil atau bahkan hanya berupa ekspresi wajah.

Gerakan yang kecil-kecil, gestur badan, dan aksen-aksen kepala patut diperhatikan dalam acting. Maka dari itu sangat dianjurkan bagi animator untuk sering belajar dengan video reference (referensi). Hoby nonton film juga akan sangat membantu dan menambah database di otak.
Coba anda amati film-film (terutama live action) , bagaimana mereka ketika berdialog,bagaimana ketika mereka monolog dll. Kebanyakan dalam acting, pose utama (golden pose) tidak terlalu banyak. Dalam animasi yang akan saya buat berikut juga hanya ada 2 pose, tapi setelah dimainkan aksen-aksen kepala, exaggerate badan, dan secondary actionnya maka akan terlihat sangat kompleks.
Dalam kesempatan kali ini saya, mengambil salah satu klip monolog acting kapten Jack Sparrow (Johny Deep) dari film Pirates of Caribean yang saya ambil dari Youtube. Anda bisa membuat rekaman acting anda sendiri jika mau atau mengambil  dari manapun. Kenapa saya memilih Jack Sparrow ? Ya... disatu sisi saya memang penggemar tokoh ini, di lain sisi kapten Jack Sparrow memiliki karakter yang flamboyan, sedikit feminim dan selalu melakukan gerakan-gerakan yang diluar pikiran kita. Kalau anda punya idola yang lain, silakan anda pakai hehehe :)

Pertama-tama yang saya lakukan adalah memperhatikan detail gerakan Dari video reference tersebut. Bahkan saya harus menonton berkali-kali supaya gerakannya terekam dalam memori otak. Pada tahap ini biasanya animator perlu membuat sketch /thumbnail dari pose-pose utama yang ada. Cara ini akan sangat membantu untuk mengingat daripada kita harus menghafal gerakan atau harus memainkan video ketika dibutuhkan untuk membuat pose. Percayalah imajinasi manusia itu terbatas. 
Shawn Kelly dalam article nya di Animation Tips & Tricks vol 1 menjelaskan banyak tentang thumbnails. Animator featured movie bisa saja menghabiskan sekitar 20% dari alokasi waktu assignmentnya untuk mengerjakan ini. Kemudian thumbnail yang mereka bikin diserahkan ke animation supervisor untuk dicek apakah sudah sesuai atau perlu revisi. Berikut adalah contoh thumbnail yang saya ambilkan dari google.

Kalau anda amati thumbnail tidak perlu gambar yang bagus. Cukup sketsa kasar namun pose dan line of action nya jelas. Hal ini akan memudahkan kita untuk lanjut ke tahap berikutnya. Pada tulisan saya yang berikutnya saya akan menjelaskan tahap blocking.

Comments

Popular Posts