Acting animation workflow (Part 3)
Fase blocking memang sangat menentukan. Bagus atau tidaknya animasi yang kita bikin akan sangat ditentukan dari matang atau tidaknya blocking yang kita kerjakan. Karena itu sebelum masuk ke tahapan berikutnya, sangat ditegaskan bagi animator untuk mereview kembali blockingnya. Apakah ada yang perlu ditambah atau dikurangi. Akan sangat sulit bagi kita untuk merevisi gerakan yang sudah bagus. Belum lagi keyframe yang berantakan akan sangat meyita waktu. Namun bila sudah merasa puas dengan blocking yang kita buat, maka kita bisa melanjutkan ke fase berikutnya.
Saya merubah stepped mode interpolation menjadi spline atau plateu. Maka inbeetween akan terbentuk secara otomatis. Itulah 3D animation :). horreeeee jadiii... :)
weits..!!! tunggu dulu perjuangan masih panjang bro :D. Kalo kita amati timingnya masih belum enak bukan, gerakannya masih banyak yang floaty (timing nya masih melayang) dan ada juga yang masih dead hold (mati dan berhenti tiba-tiba). Karakternya masih belum hidup bukan ? :). Nah maka dari itulah kita perlu melakukan retiming lagi. Mengatur agar timing dan spacing nya enak.
Nah dalam hal ini saya memberi batasan-batasan dimana gerakannya harus berhenti dan bergerak lagi. Tapi kok masih banyak yang berhenti/mati ? nah dalam 3D animasi hal ini dikenal dengan istilah DEADHOLD. Kondisi dimana gerakannya benar-benar mati. Solusinya adalah kita perlu membuat MOVING HOLD. Apa lagi itu ? saya sendiri terus terang juga kurang tau persis definisinya :D, yang pasti moving hold adalaha kondisi diam dimana tidak benar-benar diam / mati namun ada gerakan kecil yang membuat karakter jadi lebih belieavable. Coba anda amati apakah ada manusia/hewan yang idle / diam tp badannya bener-bener mati seperti gambar. Tidak ada kan ? ya mengenai Moving hold mungkin akan saya bahas pada kesempatan yang lain.
Saya merubah stepped mode interpolation menjadi spline atau plateu. Maka inbeetween akan terbentuk secara otomatis. Itulah 3D animation :). horreeeee jadiii... :)
weits..!!! tunggu dulu perjuangan masih panjang bro :D. Kalo kita amati timingnya masih belum enak bukan, gerakannya masih banyak yang floaty (timing nya masih melayang) dan ada juga yang masih dead hold (mati dan berhenti tiba-tiba). Karakternya masih belum hidup bukan ? :). Nah maka dari itulah kita perlu melakukan retiming lagi. Mengatur agar timing dan spacing nya enak.
Nah dalam hal ini saya memberi batasan-batasan dimana gerakannya harus berhenti dan bergerak lagi. Tapi kok masih banyak yang berhenti/mati ? nah dalam 3D animasi hal ini dikenal dengan istilah DEADHOLD. Kondisi dimana gerakannya benar-benar mati. Solusinya adalah kita perlu membuat MOVING HOLD. Apa lagi itu ? saya sendiri terus terang juga kurang tau persis definisinya :D, yang pasti moving hold adalaha kondisi diam dimana tidak benar-benar diam / mati namun ada gerakan kecil yang membuat karakter jadi lebih belieavable. Coba anda amati apakah ada manusia/hewan yang idle / diam tp badannya bener-bener mati seperti gambar. Tidak ada kan ? ya mengenai Moving hold mungkin akan saya bahas pada kesempatan yang lain.
Comments
Post a Comment